Sejarah: Perjuangan Bangsa-bangsa di Asia Afrika untuk Memperoleh Kemerdekaan - MUYE VOICE
Headlines News :
Home » » Sejarah: Perjuangan Bangsa-bangsa di Asia Afrika untuk Memperoleh Kemerdekaan

Sejarah: Perjuangan Bangsa-bangsa di Asia Afrika untuk Memperoleh Kemerdekaan

Written By Muye Yoka on Kamis, 11 Juni 2015 | 20.27


A. Kebangkitan Nasional di India

India sejak abad ke-18 dijajah Inggris. Rakyat India tidak tinggal diam. Tahun 1857 terjadi perlawanan oleh kaum Sepoy. Peristiwa pemberontakan ini terkenal dengan sebutanIndian Mutiny atau Pemberontakan Sepoy. Tokoh-tokohnya antara lain: Raja Bahadur Syah, Ranee Laksmi Bai, Nana Sahib dan Tantia Topi.

Pemberontakan tersebut ditumpas secara kejam oleh kolonial Inggris. Kegagalan tersebut tidak membuat surut perjuangan rakyat India. Mereka semakin gencar mengobarkan perlawanan-perlawanan. Gerakan perlawanan bangsa India tersebut antara lain:

1. Gerakan Bersifat sosial keagamaan
  • Brahma Samadzj, Gerakan ini mengatakan pembaharuan agama Hindu, disesuaikan dengan tuntutan zaman. Dicetuskan oleh Ram Mohan Roy
  • Rama Krishna, Gerakan ini ingin kembali kepada kemurnian agama Hinfu. Pencetusnya adalah Svami Vivekananda
  • Arya Samak, dipimpin Dayanada Saraswati
  • Santiniketan, dipimpin Rabindranath Tagore
  • Theosofi, dipimpin Annie Sesant
2. Gerakan Kebangsaan India

  • Gerakan mahatma Gnadhi
Tokoh ini mengerjakan pembaharuan manusia, melalui ajaran-ajaran yang menentang tindak kekerasan, yakni:

  1. Ahimsa: Gerakan perlawanan tanpa kekerasan
  2. Hartal: Mogok sebagai tanda protes terhadap peraturan yang tidak baik
  3. Satya Graha(Non Kooperasi): Tidak melakukan kerjasama dengan pemerintah Inggris
  4. Swadesi: Memakai produk dalam negeri (Produk sendiri)
  5. Purna Swaraj: Gerakan untuk memiliki pemerintah sendiri yang didasarkan pada corak kebudayaan sendiri
  • Liga Muslim (Muslim League)
Organisasi ini dipimpin oleh Muh. Ali Jinnah dan Liquat Khan

  • All India Conggres (AINC)
AINC dalam wadah perjuangan gerakan-gerakan di India yang bertujuan menuntut kemerdekaan India. Pendirinya Allan O. Hurne. Tokoh-tokoh AINC yang sangat terkenal diantaranya: Banerji, Motilal Nehru dan Jawaharlal Nehru.

Pergerakan rakyat India tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada tanggal 15 Agustus 1947, India mendapatkan kemerdekaan dari Inggris.

B. Kebangkitan Nasional Turki

Semula Turki adalah kerajaan yang memiliki wilayah yang amat luas (Imperium Turki). Namun sejak abad ke-19, kejayaan Turki semakin surut. Orang-orang Eropa menjuluki Turki The Sick Man (Orang Sakit). Banyak negara-negara Eropa yang menunggu keruntuhan Turki. Apa yang ditunggu-tunggu negara barat tersebut tidak terjadi. Hal ini tidak terlepas dari peranan tokoh pembaharuan Turki berpendidikan barat yang berusaha memodernisir dan melakukan pembaharuan negaranya. Mereka itu antara lain:
  • Modernisasi Turki sebelum Perang Dunia I
Usaha ini dilakukan oleh Rasjid Fuad, Ali Pasha, Namik Kemal dan Midhat Pasha. Mereka memodernisasi bidang pemerintahan, pendidikan dan angkatan bersenjata Turki.

  • Gerakan Turki Muda
gerakan ini dipimpin Mustafa Kemal Pasha. Tujuannya:

  1. Selamatkan Turki dari keruntuhannya dengan menata pemerintahannya secara modern
  2. Menumbuhkan nasionalisme dikalangan bangsa Turki
  3. menggalang kesadaran berbangsa, bernegara dan berbahasa Turki
Usaha-usaha medernisasi Kemal Pasha untuk meperbaharui masyarakat Turki yang kolot:

  1. Dibentuk Undang-undang Dasar Negara yang disesuaikan konstitusi barat
  2. Urusan agama dipisahkan dari urusan negara
  3. Dalam urusan resmi, huruf arab diganti huruf latin
  4. Pembangunan industri diarahkan pada pembangunan ekonomi dasar dan pembangunan prasarana hubungan
C. Kebangkita Nasional di Cina

Pada abad ke-19 Cina diperintah oleh Kaisar Tao Kuang dari Dinasti Manchu, dinasti terkahir kekaisaran Manchu. Masa pemerintahannya sangat lemah dan rapuh sehingga tidak berdaya menghadapi serangan-serangan bangsa Eropa.
Bukti lemah dan rapuhnya Kaisar Tao Kuang:
  1. Dengan adanya pelarangan perdagangan candu oleh pihak Cina, maka meletuslah Perang Candu (1839-1842) antara Cina dan Inggris sebagai pihak yang kalah, Cina harus membuka isolasi Cina. Dalam perjanjian Nanking, Cina harus menyerahkan Honkong dan membayar kerugian akibat Perang Candu.
  2. Pemberontakan Tai-ping (1848-1864). Akibatnya Cina dipaksa untuk menyerahkan lima pelabuhan untuk dibuka bagi bangsa-bangsa Eropa.
  3. Perang Cina dan Jepang tahun 1894. Cina harus melepaskan pulau Formosa untuk Jepang.
  4. Pemberontakan Boxer yang langsung dipimpin oleh Ratu Cze Shipun dapat digagalkan oleh tentara gabungan Eropa. Ratu Cze Shi harus menandatangani protokol Boxer yang berarti rakyat Cina menjadi setengah jajahan karena akan dibagi-bagikan oleh bangsa Eropa.
Kekalahan yang dialami dan diderita kekaisaran Cina dalam menghadapi kekuasaan asing menyadarkan rakyat dan bangsa Cina untuk bangkit menyelamatkan nasib negerinya dari kehancuran. Mulai timbullah nasionalisme Cina. Sejak itu banyak pemuda Cina yang belajar keluar negeri seperti Sun Yat dan Chiang Kai Sek.
Para pelajar diluar negeri yang mendorong nasionalisme. Revolusi Cina dicetuskan oleh Dr. Sun Yat Sen. Asas perjuangan yang terkenal adalah San Min Chu-I, terdiri atas:
  1. Nasionalisme atau kebangsaan
  2. Demokrasi atau kedaulatan rakyat
  3. Sosialisasi atau kesejahteraan rakyat
Gerakan kebangsaan Cina berjuang dalam medernisasi dan berjuang mengusir dominasi bangsa-bangsa Eropa.
Pada tanggal 10 Oktober 1911 meletus revolusi di Wu Chang. Pemerintah Manchu jatuh, terbentuklah revolusi yang berpusat di Kanton. Tanggal 10 Oktober dijadikan Hari Nasional Negeri Cina atau Wu Chang Day.

D. Kebangkitan Nasional di Filipina

Bangkitnya semangat nasionalisme bangsa Filipina adalah sebagai upaya membebaskan diri dari penjajahan bangsa Spanyol dan Amerika Serikat.

1. Gerakan perlawanan dibawah penjajahan Spanyol
  1. The Propaganda Movement (1872-1892). Tokoh-tokohnya antara lain: Jose Rizal, Marcelo de Pilar dan Mario Innce.
  2. Gerakan Companerisme, yaitu untuk memajukan pendidikan
  3. Liga Filipina (1982). Dipimpin oleh Jose Rizal. Tujuannya adalah untuk mempersatukan bangsa Filipina dan menentang segala bentuk ketidakadilan yang dilakukan kolonialis Spanyol. kritik Jose Rizal yang terkenal termuat dalam bukunya"Noli me Tangere" atau Jangan Menyinggung Saya.
2. gerakan perlawanan dibawah penjajahan Amerika Serikat
Tahun 1898 Filipina dijajah Amerika Serikat. Perlawanan rakyat Filipina antara lain terjadi tahun 1899, karena semula mereka menganggap Amerika akan memberi kemerdekaan apabila berhasil membantu mengalahkan Spanyol. Namun tidak demikian kenyataannya, tahun 1916, pemerintah Amerika Serikat memberi otonomi kepada Filipina dengan dikeluarkannya "Jones Act" tahun 1919, Manuel Queson menuntut kemerdekaan penuh memberi status dominan kepada Filipina. Kemerdekaan Filipina diberikan pada Filipina pada tanggal 4 Juli 1946, dengan presiden pertamanya Manuel Raxos.

3. Bangkitnya kesadaran nasional di Filipina disebabkan karena:
  1. Agama Katholik Romawi mengekang kehidupan penduduk, gereja-gereja menguasai tanah pertanian dan petani Filipina menjadi penyewa tanah saja.
  2. Pemerintah sipil Filipina bertindak kolot dan kejam
  3. Timbulnya golongan terpelajat sebagai akibat Eropanisiasi agama Katholik Romawi
  4. Masuknya paham-paham baru seperti demokrasi dan liberalisme dari Eropa
  5. Perang kemerdekaan Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan.
4. perkembangan Gerakan Nasional di Filipina
  1. Gerakan nasional Filipina diawali dari Gerakan Gelap Companerismo
  2. Liga Filipina yang didirikan Jode Rizal, Jose menulis Noli me Tangere
  3. Gerakan Katipunan didirikan oleh Andres Bonifasio
  4. Tahun 1898 terjadi perang Amerika melawan Spanyol, Amerika berhasil merebut Filipina atas bantuan Aguinaldo
  5. Masa perjuangan melawan Amerika Serikat
  6. Masa penjajahan Amerika Serikat bersifat lunak
  7. Tahun 1901 Filipina mendapatkan pemerintahan sipil
E. Kebangkitan Nasional di Mesir

a. Pendahuluan
Wilayah Mesir semula adalah bagian Imperium Turki. Dengan melemahnya Turki, Mesir kemudian dikuasai Inggris dan Spanyol. Bangkitnya nasionalisme Mesir, muncul sebagai reaksi ketidakberdayaan pemerintah monarki Mesir yang dipengaruhi banyang-banyang kolonialis Inggris. Usaha yang dilakukan bangsa Mesir untuk mewujudkan kemerdekaan Mesir antara lain:
  1. Mohammad Ali, yang berusaha memodernisasi bidang militer, pendidikan dan ekonomi
  2. Arabia Pasha, merupakan perjuangan anti bangsa asing
  3. Mustafa Kamil, yang membentuk Konggres Nasional
  4. Saad Zaghlul Pasha, yang menuntut agar Inggris memberi kemerdekaan penuh
Yang pertama kali membangun kesadaran nasional bangsa mesir adalah pengaruh Revolusi Perancis yang dibawa Napoleon Bonaparte 1988. Revolusi Perancis memperkenalkan paham-paham demokrasi dan kebebasan. Kedaulatan rakyat mulai dilaksanakan bangsa Mesir tahun 1805. Tahun ini merupakan tahun kebangkitan nasional Mesir, sebagai rekasi terhadap kolonialisme Turki.

b. Mohammad Ali mengadakan modernisasi Mesir dengan cara:
  1. Modernisasi angkatan perang
  2. modernisasi pertanian
  3. medernisasi industri
Akibat Modernisasi
  1. Mesir lebih kuat dari penjajahnya
  2. Mesir ingin memerdekakan diri dari Turki
Perkembangan Gerakan Nasional Mesir
  1. Perkembangan gerakan nasional ini dimulai dengan pemberontakan Arabi Pasha
  2. Dalam Perang Dunia I, Mesir menyatakan perang terhadap Turki
  3. Nasionalisme Mesir
Atas kegigihan tokoh-tokoh nasional Mesir, akhirnya pada tanggal 28 Februari 1902 Inggris mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Mesir, ditandai dengan dikeluarkannya Uni Lateral Declaration. Akhirnya pada tahun 1953, setelah melakukan Kudeta, berdirilah Republik Mesir dengan presiden pertamanya Gamal Abdul Nasser.

c. Perbandingan perjuangan kemerdekaan di Indonesia dengan beberapa negara lain
Gerakan perjuangan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika umumnya menunjukkan persamaan walaupun ada sedikit perbedaan:
  1. Sama-sama muncul sebagai reaksi terhadap imperialisme yang mempunyai tujuan sama, yaitu diawali gerakan-gerakan mmenuntut perbaikan sosial ekonomi dan diakhiri pergerakan menuntut kemerdekaan politik
  2. Sama-sama digerakkan oleh golongan elit cendekiawan
  3. Sama-sama memperjuangkan harkat dan martabat bangsanya yang pernah jaya pada masa lampau
Perbedaan-perbedaannya timbul karena hal-hal:
a. Perbedaan kondisi sosial budaya yang memunculkan reaksi yang berbeda dalam menghadapi kolonialisme/imperialisme
  1. Ada yang melalui jalur pendidikan dalam memajukan perbaikan sosial ekonomi
  2. Ada yang ingin memperbaiki keadaan sosial ekonomi disertai pembaharuan mental manusianya
  3. Ada yang langsung menerapkan budaya barat dalam mengangkat derajat sosial ekonomi bangsanya
b. Perbedaan watak imperialisme dari setiap penjajah
  1. Amerika Serikat berwatak liberal
  2. Inggris berwatak agak liberal
  3. Belanda  berwatak kolot dan agak rakus
  4. Spanyo/Portugis berwatak amat rakus
Bagi Artikel ini :
KOMENTAR ANDA

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Post

Join

Total Views

 
Support : MV | MV | Muye Voice
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. MUYE VOICE __Menyuarakan Kaum Tak Bersuara__
Public by Muye Voice Design by Muye Papua