Damai Mulai dari Diri


Honaratus Pigai


Kebanyakan orang di dunia berseru-seru agar dunia terhindar dari konflik-konflik demi damai. Demi damai itu pejuang kedamaian diberikan hadiah nobel. Terlihat, kedamaian bukan main-main dan bukan keperluan segelintir orang serta bukan keperluan satu bangsa semata, tapi juga demi dunia luas.

Kedamaian rupanya unsur serius. Sebuah nilai yang tidak harus tidak untuk ada dalam kehidupan. Sebuah nilai yang tidak harus diasingkan. Bahkan sebuah nilai yang harus dirangkul.

Hanya saja, walaupun kedamaian itu sulit diraih tuntas, tapi perjuangan untuk mendekati kedamaian adalah sebuah tugas dan kewajiban semua manusia. Semua manusia harus berani melawan unsul penghambat kedamaian. Lagi pula, keterasingan damai harus dilawan. Ini untuk dapat mendekatkan damai dalam kehidupan.

Mendekatkan damai harus diwujudkan oleh setiap orang masing-masing. Setiap diri pribadi memiliki tugas dan kewajiban untuk itu. Karena tidak mungkin suatu dunia atau suatu bangsa menjadi damai, jika setiap diri pribadi manusia tidak mengalami atau memperjuangkan damai bagi dirinya sendiri.

Seorang Maha Guru Ching Hai, dengan sangat cermat mengatakan “Kita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan Sumber Kedamaian yang yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar,kamu tidak akan pernah menemukannya.”

Kedamaian bagi dunia akan mengalami penerangan, hanya kalau kedamaian diri sendiri diperjuangkan dan dirasakan. Jadilah dirimu damai, agar terpancar sinar damaimu bagi dunia. 

Salam KAJP
muye_voice@fwp